Aku ingin menjadi manusia yang punya porosku sendiri, tak ikut tatanan khayal manusia dan komunitas yang dibangun bermilenium-milenium ini. Aku ingin mencipta tata surya dan hukum-hukum fisika ku sendiri, menjadi ilmuwan-detektiv-terdakwa-korban-tersangka-penari-pembaca puisi-aktris-teknisi panggung-penonton. Di redup malam aku ingin mengganti bintang dengan ledakan petasan. Bintang tak dapat bersuara nyaring, aku harus memasang petasan agar terjaga semalaman, karna menjadi tata surya sekaligus porosnya membuatku harus tahu diri. Hanya aku yang bisa menjaga diriku sendiri dari kesepian.
Imperium manusia di kokohkan atas dasar rasa percaya diwakili oleh janji jabat tangan, tidak ada perjanjian yang abadi. Injil pun setuju. Qur'an juga. Perjanjian dengan manusia adalah penyakit yang akan menggeregotimu perlahan tanpa kamu sadari. Tanpa aku sadari pula. Karna janji cukup bias, abstrak, terlalu fleksibel.
Perjanjian dengan alam juga tidak begitu meyakinkan.
Bahkan nelayan kadang luput membaca rasi bintang dan arah angin.
Badan meteorologi kadang ditipu gunung yang terbatuk-batuk.
Astronom ditipu lintasan asteroid. Kamu tidak dapat memegang apa-apa dari alam.
Perjanjian dengan diri sendiri juga tak kalah buruk, kadang alam menggerus rencanamu perlahan, kadang manusia melahapmu bulat-bulat, sehingga dengan berat hati harus kamu patahkan, janji yang kamu buat dengan dirimu sendiri.
Tidak salah.
Tidak pernah salah.
Maka kini aku dan kamu tau, janji tak pernah menjembatani dua orang, tak pernah jadi jembatan yang kokoh.
Janji tak pernah jadi sarana yang aman
Janji akan berputar, melompat, mengitari dirimu dan membubung tinggi memudar di angkasa, tanpa pernah kau sadari kamu sudah ditinggal lama oleh janji. Dan ia tak pernah jadi awan dan memgucurimu dengan gigil butiran air. Ia hanya akan menguap meninggalkanmu tercengang dengan semesta khayal yang kau tata dan atur sendiri sedemikian rupa.
Tuhan tak berkehendak.
Alam tak berkehendak.
Manusia tak berkehendak.
Semestamu tak pernah memegang janjimu sebagaimana keyakinanmu.
Dan jangan takut. Tanpa janji kamu akan sendiri. Sendiri membuatmu tak pernah membuat janji dengan apapun dan siapapun. Hatimu terselamatkan.