Kamis, 28 Maret 2019

A tale of shooting star

I wanna see a whole constalation star in this galaxy, it'll be impossible, this city swallow it ridiculiously.
cluster of stars has fallen to the earth.
swap places
turns on and dims, depending on which switch is pressed.
some stars move straight
some are cornering
someone tried to grab the sky
trying desperately to come back.
I wanna see it with my eyes.
The Various shape of stars
and I don't want to share it with anyone.
I touch the shivering glass
I whispered in the mist that gave up and it turned to dew in the early hours of the morning.
I'm arrogant.
I enjoy a stretch of stars from my warm bed and a shooting star leaning and glowing on my chest
my favorite author, describing a shooting star is massive creation, darting fast, can only be caught with the tail of an eye, then lost. either fall on the ground, in the sea or in the desert. Before our hand steady to catch em.
in a freezy temperatures.
I don't have any problem, where a shooting star will land.
in cold temperatures, even these star passing through my palms, it sure can melt glassy walls and destroy the arrogance of nyx. goddess of the night.





Jumat, 15 Maret 2019

Kembang Api

Tidak ada yang lebih membuatku takjub daripada kembang api.
Dan dari segala benda-benda langit yang menjadi objek hiperbolis. Aku tak tertarik.
Tergerak diriku pada kembang api
Yang pendarnya sekali.
Mungkin seminggu lagi tak ada yang ingat bunyi pekak nya.
Bau asapnya.
Tapi disanalah kutaruh hatiku.
Menjadi kembang api.
Ledakannya luar biasa di hidupku yang cuma sekali.
Aku ingin menyentuh langit tanpa ketamakan.
Aku ingin menangkap angin tanpa kekecewaan
Aku ingin berpendar menggulingkan posisi bintang dan bulan.
Di hidupku yang cuma sekali.
Salahkah itu terjadi ?

Menengok takdir kelahiranku,
Aku salah koordinat.
Segalanya tidak akan berubah kecuali aku terlahir kembali.
Seumur hidup aku berlari, melepaskan jeratku
Mengumpat.
Menjahit sayapku sendiri.
Aku tak pernah ingin bertopang.
Tak pernah.
Mendapatkan inang tak pernah ada dalam daftar perjalananku.
Menumpang, mencuri, menyesap habis sampai mati adalah humor yang tak perlu dijawab.
Humor hanya perlu dilempari tawa.

Dihidupku yang cuma sekali
Aku ingin meluncur tinggi ke langit malam
Setinggi-tingginya
Hingga bermimpi untuk menggapai pun tak sanggup.
Tangan mereka akan melepuh.
Aku ingin dilihat dari tanah yang angkuh
Yang telah salah berbagi lokasi
Dan aku ingin melayang
Meledak.
Menggelegar.
Berpendar.
Begitulah hingga aku menghilang.

Aku mendengar pula tentang kisah burung yang lahir dari abu dan hidup menjadi simbol simbol keabadian.
Buat apa.
Aku tak suka hewan mitologi.
Aku menjahit sendiri sayapku, bukan bikinan Tuhan.

Di tempat yang gigil
Kipas angin menderu
Selimutku terlalu tipis.
Aku tertawa membaca definisi cinta
Namun menghunusku pada jaring laba-laba.

Berburu inang ?
Yang benar saja.