You should now
Tidak seperti di buku buku dongeng, guruh dan petir tidak semenakutkan itu.
Langit cerah tak berawan juga tak seindah itu. Banjir kadang tak menyeramkan. Dunia ini mirip majas majas tentang hujan, kadang romantis sisanya sadis dan tragis.
Di dunia ini, manusia bergeliat layaknya hujan, ada yang lembut padamu, ada yang kasar padamu, ada yang memyakitimu, ada yang menkhianatimu. Jadi, memang tidak akan pernah ada alasan yang benar mengapa semua harus terjadi.
Kuberi tahu, jikalaupun kamu ada di dunia ini sekarang. Kamu tak akan mendapat hangat dari apapun. Baik dari bumi maupun dari aku, karna aku hanyalah pecundang yang hanya bisa berlari untuk mempertahankan diri. Aku tak punya benteng kokoh agar kamu bisa bergantung, aku juga tak punya tempat bersandar.
Kamu tak akan aman disini.
Ini adalah argumen yang kurang tepat karena tentu aku tak tau apa yang kau rasakan disana, dan dimana kamu berada. Bisa saja kamu juga kedinginan, bisa saja kamu terusik, bisa saja kamu juga terluka. Tapi aku selalu berharap kamu punya tempat yang lebih baik. Dan sudah berulangkali kupastikan, aku yakinkan diriku jutaan kali, denganku dimasa kini bukanlah waktu yang tepat.
Maaf harus terjebak dengan manusia seperti aku. Tapi percayalah, untuk bertahan di dunia ini cinta tak pernah cukup apalagi hanya dariku semata.
Sudah kukecap getir pahit menjadi sesuatu yang berbeda, kukecap buah getir dari ketidaksiapan dan waktu yang kurang tepat.
Harusnya sakitmu sepadan dengan sakitku.
Tapi kau tahu, aku menyadari satu hal, dunia tak akan pernah menerima kita entah kita akan baik atau buruk. Jadi disanalah, aku bangun sesuatu hanya untukku.
Kuharap engkau menjadi bunga, menjadi bulir padi, menjadi buah yang menyegarkan, menjadi bintang laut, menjadi ubur-ubur, menjadi bintang, menjadi planet baru, menjadi api, menjadi angin menjadi apapun yang kamu mau.
Dan aku akan mati-matian membuat dunia ini ada dibawah kakimu, agar kau kelak bisa bersandar dengan nyaman, tidur dengan nyenyak, mandi dengan hangat. Gemuruh, guntur, angin, hujan, badai, terik matahari tak berarti apapun untukmu. Karena kamu harus tau, tidak ada siapapun selain kita.
Dan kelak kau juga menjalani cara yang sama.